Cara Merawat Bunga Anggrek

Cara Merawat Bunga Anggrek

Bunga anggrek adalah tanaman hias yang populer dan merupakan dekorasi yang indah bagi rumahmu. Selain itu, anggrek adalah tanaman yang bagus untuk diberikan kepada orang yang dicintai, tetapi jujur saja, anggrek memiliki reputasi sebagai tanaman yang sulit untuk bertahan hidup. Cara merawat anggrek juga terkadang terasa sulit. Kelihatannya memang mudah, padahal kenyataannya, anggrek agak sulit untuk dirawat agar tetap bertahan hidup.

Namun, dengans sedikit usaha dan rajin membaca artikel seputar perawatan anggrek di internet, kamu jadi tahu bahwa merawat anggrek ternyata sangat mudah dan bisa sangat mungkin untuk mempertahankan hidup anggrek selama bertahun-tahun. Banyak anggrek yang mudah tumbuh jika kamu bersedia meluangkan waktu untuk mempelajari apa yang dibutuhkan. Anggrek tidak seperti tanaman pot tradisional pada umumnya. Mereka adalah epifit yang artinya tidak tumbuh di tanah melainkan dengan cara bergelantungan di kulit pohon.

 

Cara menyiram anggrek

Cara menyiram anggrek adalah bagian yang sangat penting dalam perawatan anggrek. Usahakan untuk menyiram anggrek seminggu sekali dengan air hangat atau air bersuhu ruangan. Saat menyiram anggrek, usahakan menuangkannya di bawah daun tanaman. Jika kamu menyiram di bagian mahkotanya, seka sampai kering dengan tisu atau lap. Mahkota bunga yang basah terlalu lama dapat menyebabkan pembusukan yang akan mematikan tanaman.

Selanjutnya, cobalah menyirami tanaman pada hari-hari cerah sebelum tengah hari. Menyiram berlebihan adalah kesalahan paling umum yang dapat membunuh anggrek. Untuk menghindari memberi tanaman anggrek terlalu banyak air, selalu angkat pot terlebih dahulu untuk memeriksa apakah potnya terasa berat dan sirami hanya saat terasa ringan.

 

Kadar cahaya

Anggrek membutuhkan banyak cahaya terang. Akan tetapi, jika ditempatkan di bawah sinar matahari langsung, kamu berisiko membakar daunnya dan menyebabkan bunga layu. Disarankan untuk menempatkan anggrek di jendela yang menghadap ke timur sehingga tanaman mendapat cahaya pagi. Kamu juga bisa menggunakan jendela yang menghadap ke selatan atau barat, tetapi kamu harus rajin memindahkan atau melindungi anggrek dari sengatan sinar matahari siang hari.

Bagaimana kamu bisa tahu apakah anggrek kamu mendapatkan cukup cahaya? Hal ini bisa dilihat dari daun yang gelap yang menunjukkan bahwa tanaman tidak mendapatkan cukup sinar matahari, sedangkan daun dengan warna merah terlalu banyak terkena sinar matahari. Terlalu banyak cahaya bisa mematikan daunnya. Jika anggrek mulai layu, jangan lepaskan daun yang rusak kecuali tanaman tersebut memiliki beberapa daun tambahan yang sehat.

 

Kelembaban suhu

Kebanyakan tanaman hias anggrek berasal dari daerah tropis yang lembab, jadi tanaman ini akan tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembab. Ada beberapa cara untuk menciptakan kelembaban yang ideal, misalnya dengan menyemprotnya secara teratur. Semprotkan daun anggrek dan akar hingga dua kali sehari tergantung pada lokasi tanaman. Lakukan tes jari jika kamu khawatir menyemprot dengan terlalu banyak air.

Usahakan juga untuk menjauhkannya dari sumber panas yang kuat, karena udara di sekitar radiator atau kulkas akan jauh lebih kering, yang dapat mengeringkan daun tanaman. Akan tetapi, suhu yang terlalu lembab dan pergerakan udara yang terlalu sedikit dapat menyebabkan tanaman menjadi rentan terhadap pembusukan. Maka dari itu, kelembaban dan pergerakan udara di sekitar anggrek harus seimbang agar dapat tumbuh dengan baik.

 

Pot ideal

Ada dua jenis pot yang disukai anggrek. Yang paling umum adalah kulit kayu. Ini sangat cocok untuk jenis anggrek dengan akar kering, seperti phalaenopsis karena kurang mampu menampung air. Jika begitu, berarti tanaman kamu cenderung perlu sering disiram. Namun, kamu juga perlu memastikan bahwa akarnya benar-benar kering sebelum disiram.

Jenis campuran pot lainnya adalah lumut. Lumut menahan air jauh lebih baik daripada kulit kayu yang berarti akarnya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering. Jenis campuran pot ini lebih baik untuk anggrek yang menyukai lingkungan yang lembab. Kamu juga cenderung tidak perlu sering-sering menyiram tanaman anggrek.

 

Metode es batu

Kamu mungkin pernah mendengar tentang metode ini sebelumnya. Metode es batu atau ice cube method adalah cara penyiraman yang cukup populer karena artinya kamu tidak perlu khawatir tentang menyiram dengan air terlalu banyak. Metode es batu memudahkan penyiraman karena meneteskan air ke tanaman. Untuk anggrek kecil, sebaiknya gunakan satu es batu saja. Jika campuran pot masih kering, kamu bisa menambah jumlah es batunya. Jika tanaman anggrek yang lebih besar, kamu bisa menggunakan dua atau tiga buah es batu.

Letakkan di bagian bawah anggrek, tepatnya di bawah daun dan biarkan meleleh. Prosesnya akan memakan sedikit waktu, namun ini justru membantu agar anggrek tetap terhidrasi tanpa khawatir terlalu mengonsumsi banyak air. Sekali lagi, jika kamu tidak yakin seberapa sering untuk mencoba metode ini, coba celupkan jari dan rasakan apakah potnya sudah kering atau belum. Periksa seminggu sekali dan ulangi seperlunya sampai tanaman anggrek selesai berbunga.

 

Anggrek adalah salah satu jenis tanaman rumah paling umum yang cenderung dibeli orang. Bunga-bunga indah mereka menambah sentuhan warna dan keanggunan ke ruangan mana pun. Jika kamu tahu cara merawatnya, tanaman anggrek menjadi dekorasi ruangan yang cantik dan memberikan sentuhan alami di rumah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *